Senin, 18 Juni 2012

Kerusuhan Berdarah di Hotel Planet Holiday Batam dan Foto Korban


Bentrokan di Area Hotel Planet Holiday Antara Kelompok Basri dan Toni



BATAM - Massa dari dua kubu berbeda yang saling bersengketa lahan bentrok di Area Hotel Planet Holiday, Batam, Senin (18/6) sekitar pukul 15.00. Akibatnya, 11 orang terkapar terkena sabetan parang dan pedang.

Dari korban yang terkapar itu satu di antaranya tewas. Sedangkan Hotel Planet Holiday yang menjadi lokasi kerusuhan, kaca-kacanya hancur berantakan.

Mereka yang luka parah langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Empat korban dibawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK), empat ke Harapan Bunda (RSHB) dan tiga orang yang kritis dilarikan ke Rumah Sakit Elizabeth, Baloi.

Bentrokan berdarah ini dipicu perebutan lahan PT Hyundai Metal Indonesia (PT HMI) di Batuampar oleh kubu Tony Fernando (Manager Operasional dan Pemasaran PT HMI) dengan kubu PT Lord Way Accommodation Engineering (PT LWAE) yang didukung Basri. Pada 14 Juni lalu sengketa lahan seluas 4.300 meter persegi antara PT LWAE dengan PT HMI diputus di Pengadilan Negeri (PN) Kota Batam.

Dalam putusannya, PN Batam memenangkan sebagian gugatan PT LAE. Namun pihak PT HMI langsung menyatakan banding atas putusan tersebut, mengingat banyak fakta persidangan yang diabaikan pengadilan.

Merasa memenangkan gugatan, kelompok PT LAE yang dikomandoi Basri langsung mengamankan dan menjaga lahan yang disengketakan tersebut. Namun hal tersebut membuat kubu Toni yang mendukung PT HMI tak terima. Alasannya belum ada putusan final tentang banding yang diajukan PT HMI atas putusan PN Batam itu.

Senin (18/6) sekitar pukul 14.00 WIB, puluhan orang dari kelompok Basri yang menjaga lahan sengketa didatangi puluhan orang dari kubu Toni. Kelompok Toni ingin membubarkan kelompok Basri yang menduduki lahan sengketa. Bentrok pun terjadi di lahan yang disengketan.

Karena kalah jumlah massa, kubu Toni memilih mundur dan melarikan diri ke Jodoh tepat disamping Hotel Planet Holiday menyusuri jalan bukit Senyum. Di kawasan Hotel Planet Holiday, sebanyak 50 orang dari kubu Toni mendadak merangsek masuk ke dalam area Hotel. Mereka dengan membawa pentungan dan parang langsung mendekati dan masuk Hotel dan terlebih dahulu mengancam pihak sekuriti hotel.

Saat mendekat itulah, puluhan massa pimpinan Toni langsung merusak sejumlah kaca depan dan pintu masuk Hotel. Tak itu saja, massa pimpinan Toni juga merangsek kesamping hotel dan merusak kaca samping, kaca kantor perbankan yang berada di kawasan hotel Planet Holiday, serta mobil pengunjung hotel yang terparkir didepan maupun samping hotel.

Sementara puluhan massa pimpinan Basri yang mendengar massa Toni telah menyerang Hotel Planet Holiday langsung marah dan berbalik menuju untuk menghentikan perusakan.

"Memang betul, Basri sendiri kembali dan berniat menghentikan aksi brutal massa Toni, karena Basri merupakan orang kepercayaan pemilik hotel Planet Holiday untuk mengamankan kondisi hotel Planet Holiday," ujar Kapolda Kepri, Brigejen Yotje Mende yang langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Info yang dihimpun Batam Pos, kelompok massa Toni menyerang hotel Planet Holiday karena PT Letwei Engineering yang memenangkan gugatan tersebut pemiliknya adalah pemilik Hotel Planet Holiday bernama Karto.

Sampai di area Hotel Planet Holiday, massa pimpinan Basri yang melihat pengrusakan oleh massa Toni langsung meluapkan emosinya. Sama-sama membawa parang, tombak dan busur panah, massa pimpinan Basri langsung menyerbu massa pimpinan Toni. Perang parang, hujan anak panah serta terjangan tombak antara dua kubu pun tak terhindarkan.

Erangan suara kesakitan dan teriakan minta tolong dari massa yang terkena sabetan dan tikaman tombak pun terdengar nyaring dan keras oleh pengendara yang kebetulan lewat dan menyaksikan jalannya perang. "Tolooong, ampuun, jangan bunuh, saya hanya ikut-ikutan saja, aaaarrh," teriak salah seorang yang terkena tebasan parang.

Mengetahui kebrutalan dua kubu massa, polisi yang sebelumnya sudah berjaga-jaga di lokasi pun tak berdaya dan hanya bisa menyaksikan bentrok berdarah. Sebab, saat awal terjadinya bentrok berdarah, personel polisi yang turun di TKP hanya sedikit dan tak membawa persenjataan lengkap. Sehingga bentrok pun tak terhindarkan.

Selang beberapa menit setelah bentrok, ratusan polisi dari Brimob dan Polda Kepri langsung berdatangan dengan persenjataan laras panjang beserta tameng. Massa yang bentrok pun berhasil dipukul mundur dan ditangkap. Namun, ada beberapa dari massa kedua kubu yang lolos dari kejaran polisi.

Kepolisian juga langsung menutup akses jalan raya di depan Hotel Planet Holiday baik dari arah Nagoya Hill maupun sebaliknya dari arah Jodoh sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Pasca-bentrok mereda, yang nampak hanya pemandangan yang memiriskan. 11 orang yang terkena sabetan parang dan tikaman tombak dengan berlumuran darah tergeletak semua. Polisi langsung mengevakuasi korban dan melarikannya ke beberapa RS dengan bantuan tujuh ambulan.

Kaca Hotel yang sebelumnya nampak tertata rapi dan indah berubah seperti lautan beling tajam yang berserakan kemana-mana memenuhi halaman parkir hotel. Polisi langsung menutup akses masuk hotel dan membentangkan pita kuning garis polisi.

http://www.jpnn.com/read/2012/06/19/131074/Dua-Kubu-Bentrok,-Batam-Mencekam-


Ini Urusan Perut, Bukan Urusan Suku

Walikota Batam, Ahmad Dahlan menyebutkan bentrokan yang terjadi, bukanlah melibatkan antara suku yang ada di Batam ini. Bentrok terjadi hanya karena antar kelompok saja," kata Dahlan kepada wartawan di lobi Hotel Planet Holiday, Senin (18/6) malam.

Dahlan mengharapkan masyarakat tidak terprovokasi dalam kasus bentrok ini. "Ini murni antar kelompok saja, sama sekali tidak menyangkut soal suku," kata Dahlan.

Senada dengan itu Ketua Umum Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PK NTT) Batam, Rofinus Lorens mengatakan, bentrokan tersebut bukan mengatasnamakan suku Flores. Tapi kedua kelompok yang bertikai berusaha untuk mempertahankan kepentingan pribadinya masing-masing.

"Saya minta, tidak boleh ada keributan atau permasalahan yang berkepanjangan. Karena, kejadian ini bukan untuk kepentingan suku tapi kepentingan pribadi. Intinya tidak ada unsur SARA pada keributan ini. Mari tetap kita jaga kedamaian, ketentraman Kota Batam dari semua aspek kehidupan," imbau Rofinus.

Sementara, Sabar Manalu, perwakilan dari suku Batak mengatakan, dari isu-isu berkembang di lapangan bahwa ada perang antar suku adalah tidak benar. Sebab antara suku Batak dan Flores tidak akan melakukan perang lagi karena sudah ada perjanjian perdamaian.

" Kami telah membuat perjanjian perdamaian dan tidak mungkin kami langgar. Jadi saya tegaskan, tidak benar telah terjadi perang antar suku. Yang ada, keributan antar kelompok dan oknum-oknum yang memiliki suatu kepenting pribadi masing-masing. Ingat, kejadian ini tidak mengatasnamakan suku atau SARA," tegas Sabar.

Sumber dari http://kask.us/15002160 oleh katijan2010

Sudah Lima Orang Luka Bacok

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM - Sampai pukul 17.10 WIB korban akibat penyerangan yang terjadi di hotel Planet Holiday bertambah menjadi lima orang. Data yang dihimpun Tribun di lokasi kejadian, dari sejak awal penyerangan sekira pukul 16.30 WIB ada empat korban, tiga diantaranya mengalami luka bacok dan satunya dibacok di bagian lengan kanan.

Ironisnya, korban kelima dibacok pas di depan polisi dekat lokasi genset hotel. "Pak,,, tolong pak polisi," teriak salah seorang warga yang ada disekitar.

Namun belum sempat bergerak, salah seorang yang diduga dari rombongan yang menyerang langsung disikat dari gerombolan orang yang menjaga hotel planet holiday tersebut. Alhasil dari aksi pembacokan itu korban mengalami luka bacok di bagian lengan kanannya, bahkan nyaris putus.

Di bagian lain, sejumlah massa yang menjaga kawasan Hotel Planet Holiday sampai saat ini masih dibiarkan bebas membawa senjata tajam. (*)

http://batam.tribunnews.com/2012/06/...ang-luka-bacok

Spoiler for berita sebelumnya:
Massa Serang Pos Satpam Hotel Planet Holiday

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Massa menggunakan senjata tajam, seperti parang, panah, dan lainnya membabi buta menyerang pos satpam di lokasi Hotel Planet Holiday Batam, Senin (18/6) sekitar pukul 16.30 WIB.

Menurut saksi mata, dia bersama rekannya naik mobil hendak masuk ke hotel. Namun tiba-tiba massa menyerang pos satpam hingga hancur. Kemudian massa juga merusak pintu masuk lobi hotel. Lalu mereka merangsek ke arah samping hotel, sebelah timur.

"Saat saya hendak masuk lokasi hotel, mereka tiba-tiba menyerang pos satpam. Terus berteriak-teriak," ujar saksi mata yang kebetulan menginap di Hotel Planet Holiday, Senin (18/6).

Saksi mata akhirnya takut dan berlari keluar dari lokasi massa. Suasananya sangat mencekam. Akhirnya, dia menyaksikan keributan itu dari gedung BII yang berada di depan hotel, sekitar 100 meter dari lolasi. "Saya di sini dulu Pak, takutlah mereka mengacungkan parang dan panah," ujar dara bermata sipit ini.

Wilhemus (38), seorang warga yang akan menuju Sei Jodoh melalui Bukit Senyum distop oleh sekelompok orang. Mereka melarang melintas jalan di depan Hotel Planet Holiday. "Saya disuruh balik arah. Saya pun menuruti karena melihat ramai orang membawa senjata dan pentungan," kata Wilhemus. (*)

http://batam.tribunnews.com/2012/06/...planet-holiday

Spoiler for berita sebelumnya:
Hotel Planet Batam Diserbu Massa Bersenjata Tajam

TRIBUNNEWSBATAM.COM, BATAM- Sejumlah massa menyerbu hotel Planet Holiday Batam, Senin (18/6), pukul 16.30 WIB. Sekelompok orang membawa parang, panah, dan senjata tajam lainnya merangsek di pelataran hotel.

Suasana sangat mencekam. Sekelompok massa tiba-tiba menyerang kelompok lain. Tribun Batam yang berada di lokasi, menyaksikan beberapa korban terluka. Tiga orang bersimbah darah lalu diangkut mobil petugas kepolisian.

Jalan yang melewati Jl Raja Ali Haji Jodoh Batam langsung dihentikan sementara waktu. Petugas kepolisian menyetop para pengendara dan meminta jalur lain. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi. Dan suasana mencekam masih menyelimuti lokasi. (*)

http://batam.tribunnews.com/2012/06/...rsenjata-tajam

Sampai sekarang belum diketahui pihak mana yang sedang bertikai...
Sumber dari http://kask.us/14996407 oleh bloodsuckers

gayanxa kya preman ambon d rspad wktu itu....
tp lawannxa siapa? preman lokal, batak,madura,dayak, yg lain ?? ??


Quote:
Originally Posted by stonescore View Post
Ie gan mencekam,,,FLORES lawan batak kata temen ane perang suku,,,hati hati yang lewat daerah batu ampar,jodoh,bukit senyum dan sekitarnya
Quote:
Originally Posted by Kingofcentplay View Post
salah satu foto korbannya gan !!


Sumber dari kaskus.co.id oleh pluralismuna

ane tmbahin foto yah.


Sumber dari kaskus.co.id oleh teddyzzzz

Mohon maaf bapak2 ibu2 penyebab kejadian di Planet Holiday Hotel saat ini bukan karena perang suku apapun. Hal ini dikarenakan masalah antar satu oknum yg bersangkutan,
Mohon hal ini dipahami agar tidak memuculkan masalah baru kembali
Info yang benar Perebutan Lahan !!!
Antar satu oknum dan preman setempat

SITUASI BATAM SUDAH AMAN DAN TERKENDALI

pelaku sudah diamankan pihak polresta barelang dan polda kepri

News for Batam
Sumber dari kaskus.co.id oleh mirasexpress

Hot News dari DetikNews 

Mabes Polri: 1 Tewas & 9 Luka Terkait Bentrok di Batam

Indra Subagja - detikNews
Senin, 18/06/2012 19:33 WIB

 
 
Jakarta Bentrok antar kelompok di Batam, Kepulauan Riau menelan korban jiwa. Laporan yang masuk ke Mabes Polri, 1 orang tewas akibat bentrok di sebuah hotel tersebut.

"Sementara terjadi bentrok antar kelompok yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 9 orang luka-luka," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman saat dihubungi detikcom, Senin (18/6/2012).

Belum diketahui identitas korban tewas dan luka dalam insiden itu. Pihak kepolisian sudah melakukan pengamanan dan penjagaan, mencegah insiden bentrokan pecah kembali.

Diketahui, bentrokan antar kelompok terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Salah satu kelompok massa menyerang kelompok lain yang tengah berada di Hotel Planet Holiday.

Berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (18/6/2012) ketika salah satu kelompok massa yang berkekuatan sekitar 70 orang menggeruduk hotel tersebut. Mereka mencari anggota kelompok lain yang mereka incar, yang berada di salah satu hotel terbesar yang ada di Batam itu.

(ndr/fjp)
Sumber dari http://news.detik.com/read/2012/06/18/193311/1944474/10/mabes-polri-1-tewas-9-luka-terkait-bentrok-di-batam?nd992203605

Ini Pemicu Bentrok di Hotel Planet Holiday Batam

Indra Subagja - detikNews
Senin, 18/06/2012 19:43 WIB 
 Jakarta Rusuh antar kelompok pemuda meledak di Batam, Kepulauan Riau. Salah satu kelompok menyerang kelompok lain yang berada di Hotel Planet Holiday. Akibat bentrok itu 1 orang tewas dan 9 orang mengalami luka-luka.

"Karena ketidakpuasan salah satu kelompok atas putusan pengadilan," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Sutarman saat dihubungi detikcom, Senin (18/6/2012).

Belum jelas apa putusan pengadilan yang membuat salah satu kelompok kecewa. Pastinya, kelompok itu yang berjumlah sekitar 70 orang melakukan penyerangan dengan membawa senjata tajam.

"Dan melakukan pengrusakan di loby Hotel Planet, tapi dilawan oleh keamanan hotel," terang Sutarman.

Bentrok antar kelompok itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pihak kepolisian segera melakukan tindakan dan penjagaan, mencegah terjadi bentrokan yang meluas.

(ndr/fjr)
Sumber dari http://news.detik.com/read/2012/06/18/194356/1944478/10/ini-pemicu-bentrok-di-hotel-planet-holiday-batam?nd992203605

Rusuh Batam, 2 Korban dalam Kondisi Kritis

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Senin, 18/06/2012 21:43 WIB 
 Jakarta Kerusuhan yang terjadi di Hotel Planet Holiday Batam menewaskan satu orang yang berasal dari salah satu kelompok yang bertikai. Selain korban tewas itu, ada dua korban lain yang tengah berada dalam kondisi kritis.
Kapolresta Batam Kombes Karioto mengatakan bahwa dalam kasus bentrok ini ada 11 orang yang menjadi korban. Dari jumlah itu, 1 orang meninggal dunia, 2 prang mengalami luka berat, sementara sisanya luka ringan.

"Kalau dilihat dari luka, kedua korban itu. Memang sangat parah bisa saja meninggal dunia. Namun demikian kita mengharapkan korban luka ini bisa selamat," ujar Karioto di Hotel Novotel Batam, Senin (18/6/2012).

Diketahui, bentrokan antar kelompok terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Salah satu kelompok massa menyerang kelompok lain yang tengah berada di Hotel Planet Holiday. Satu tewas akibat insiden ini.

Berdasarkan informasi yang didapatkan detikcom di lapangan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (18/6/2012) ketika salah satu kelompok massa yang berkekuatan sekitar 70 orang menggeruduk hotel tersebut. Mereka mencari anggota kelompok lain yang mereka incar, yang berada di salah satu hotel terbesar yang ada di Batam itu.

(cha/fjp)
Sumber dari http://news.detik.com/read/2012/06/18/214347/1944515/10/rusuh-batam-2-korban-dalam-kondisi-kritis?

Kronologi Bentrokan 2 Kelompok Massa di Planet Holiday Batam

Laporan Wartawan Tribunnews Batam, Aprijal

TRIBUNNEWSBATAM.COM. BATAM - Puluhan orang dilengkapi senjata tajam dengan menggunakan mobil dan motor mendatangi Hotel Planet Holiday, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (18/6/2012) sekitar pukul 16.00 WIB.

Tiba-tiba secara brutal mereka melempari kaca lobi hotel dengan menggunakan batu dan balok. Bahkan satu unit mobil jenis sedan merek Lexus BP 1971 ZB diparkir di hotel, tidak luput dari keganasan puluhan massa tersebut.

Aksi massa yang melakuan perusakan lobi hotel Planet Holiday tidak terelakan lagi. Pasalnya, sebelum meninggalkan lokasi, tiba-tiba puluhan orang dari pihak hotel yang juga melengkapi dirinya dengan senjata tajam dan panah menghadang dari luar.

Bentrokan pun pecah. Dua kelompok saling berhadapan dan sembilan orang dari kelompok penyerang mengalami luka parah karena terkena sabetan parang di bagian kepala dan tangan.

Saling serang antarkelompok massa ini membuat situasi di sekitar Planet Holiday mencekam. Sebagian kelompak penyerang terpisah dari rombongannya saat dihadang massa pihak hotel.

Warga yang sedang ramai-ramainya, sempat panik berlarian ke berbagai arah karena takut menjadi sasaran.

Beberapa orang kelompok penyerang terjebak di dalam areal hotel dan jadi bulan-bulanan pihak hotel. Sementara, saat aksi saling serang terjadi, beberapa polisi yang berada di lokasi tak bisa berbuat banyak. Pasalnya, bentrok antarmassa ini terjadi di beberapa lokasi di sekitar hotel.

Suasana baru mulai tenang setelah satuan Shabara Polresta Barelang dan Brimob Polda Kepri tiba di lokasi. Namun massa dari pihak hotel masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Suasana mencekam kembali terjadi saat massa pihak hotel menemukan seorang pihak penyerang sembunyi di belakang gudang, tepatnya berada di depan hotel sebelah kiri.

Ratusan polisi bersenjata lengkap yang berjaga-jaga di sekitar lokasi tidak bisa berbuat banyak. Pria itu jadi bulan-bulanan. Akibat sabetan senjata tajam, korban mengalami luka parah di bagian kepala dam tangan kanannya nyaris putus.

Pantauan Tribun, bentrok antarkelompok massa ini berawal dari sengketa lahan seluas 3,7 hektar di Jalan Yos Sudarso 6, Batu Ampar, yang diperebutkan PT Lordway Accomodation Engineering dengan PT Hiunday Metal.

Sebelumnya, puluhan orang dari pihak hotel berjaga di lokasi lahan tersebut. Mendapat informasi ada kelompok massa melakukan perusakan di hotel, massa yang sudah mempersenjatai diri dengan senjata tajam dan panah langsung berhamburan menuju hotel Planet.

Namun sebelum menuju hotel, beberapa massa yang diduga dari pihak penyerang yang berada di sekitar lahan yang disengketakan, sempat menjadi korban amukan massa.

Namun aksi saling serang di sekitar lokasi lahan itu tidak sampai menimbulkan korban, pasalnya beberapa polisi berpakaiayan preman cepat mengambil tindakan dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk memisahkan kedua kelompok.

Puluhan orang dari pihak hotel kemudian memilih menuju hotel planet dengan menggunakan mobil dan motor.

Sambil menenteng parang dan panah, sebagian massa menuju hotel dari arah Jodoh dan sebagian dari arah bukit senyum.

Saat baru tiba di hotel, kelompok massa ini berhadapan langsung dengan kelompok penyerang yang masih berada di lokasi. Aksi saling serang dari berbagai arah pun tak bisa terelakan lagi, hingga menimbulkan jatuhnya korban.

Situasi baru bisa dikendalikan setelah ratusan polisi, termasuk personel Brimob Polda Kepri bersenjata lengkap diterjunkan ke lokasi kejadian.

http://www.tribunnews.com/2012/06/19/kronologi-bentrokan-2-kelompok-massa-di-planet-holiday-batam

Yohanes Pura-pura Tewas saat Dikejar Massa Bersenjata Tajam

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Pascabentrok dua kelompok massa di Hotel Palnet Holiday, Batam, tercatat ada 4 korban yang dirawat di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Batam.

Mereka adalah Maruli Nainggolan, Yohanes Eduardo Damanik, T Said Abdul Fahdil, dan Ruslan.

Keempat korban masuk RSBK pukul 17:15 WIB. Adapun Ruslan sudah diperbolehkan pulang dikarenakan hanya mengalami patah pada bagian tangan.

"Ruslan sudah mendapatkan perawatan dengan diberikan splax (jepit kayu) pada bagian tangannya yang patah. Korban sudah meninggalkan rumah sakit sekitar pukul 17.30 WIB," tutur seorang tim medis RSBK kepada Tribun, Senin (18/6/2012).

Adapun korban yang mengalami luka parah adalah Fahdil dengan luka sabetan senjata tajam di bagian leher, tangan kanan, serta di sebelah pelipis kanan dan telinga.

Yohanes mengalami luka di kepala, telinga, dan bahu di sebelah kiri. Sementara Maruli, putus pada ibu jari sebelah kanan dengan pakaian bersimbah darah.

Tidak lama setelah kejadian terebut, kerabat para korban datang ke Unit Gawat Darurat (UGD). Tampak hadir ketua DPRD Batam. Ia datang bersama rombongan untuk melihat langsung kondisi korban.

Kepada Tribun, korban mengaku bahwa ia semula tidak mengetahui secara pasti kejadian di Hotel Planet Holiday.

Saat mendapatkan pertolongan pertama dan mulai agak tenang, dua korban yakni Yohanes dan Maruli, mulai bercerita terkait nasib naas yang menimpa mereka.

Diceritakan Yohanes, bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Ia saat itu ditelepon rekan-rekannya agar datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Saya ditelepon oleh kawan, katanya datang lah ke sini kita ngumpul-ngumpul," tutur pria yang merupakan paman Gabriel (Idola Cilik) kepada Tribun.

Saat dia datang ke lokasi kejadian, Yohanes sama sekali tidak mengetahui bahwa kelompoknya akan terlibat perkelahian dengan kelompok lain.

Tak heran jika ia sama sekali tidak membekali diri dengan alat maupun persiapan untuk membela diri.

"Yang jelas, sempat terjadi perkelahian secara anarkis. Saya sempat dikejar dengan menggunakan senjata tajam oleh kelompok tersebut," lanjutnya dengan nada lirih sambil menahan rasa sakit.

Bahkan, untuk mengelabui kelompok yang beringas tersebut, Yohanes mengaku sempat pura-pura mati untuk mengelabui orang yang menyerangnya tersebut.

Terkait informasi bahwa keluarganya sudah mengetahui kejadian tersebut, Yohanes mengaku belum mendapat informasi dari kelurganya.

"Istri saya ada di Jawa. Saya di Batam sama adik saya saja," tutur pria yang bekerja sebagai buruh di Batu Ampar ini kepada Tribun.

Hal serupa dikatakan Maruli. Awalnya, ia mengaku tidak mengetahui soal kejadian yang menimpa dirinya.

Hanya, berbeda dengan Yohanes, Maruli yang datang setelah ditelepon rekannya sempat membawa kayu cangkul ke lokasi kejadian.

"Orang itu bawa senjata tajam. Saya sempat berlari dan sempat sembunyi untuk menghindar, tetapi saya berhasil ditangkap," tutur Maruli kepada Tribun.

Luka ibu jari tangan kanannya yang sempat putus diakibatkan karena ia menangkis sabetan senjata tajam yang diarahkan kepadanya.

Adapun kondisi Fahdil, saat Tribun mencoba mengajak berbicara, ia masih menahan rasa sakit akibat luka yang dideritanya cukup parah.

Dia sempat berbicara walaupun sedikit kepada Tribun. "Saya tidak tahu lagi, tangan kanan saya mati rasa, saya haus sekali," ujarnya sambil mencoba untuk memanggil perawat di rumah sakit tersebut.

http://www.tribunnews.com/2012/06/19/yohanes-pura-pura-mati-saat-dikejar-massa-bersenjata-tajam

serasa ga aman banget tnggal di indonesia
pihak pengusaha lebih mempercayakan keamanan kepada preman
karena aparatnya impoten

Sumber dari http://kask.us/15002780 oleh ibnuwarfan
Video Batam Berdarah | Kerusuhan di Hotel Planet Holiday Batam

Download Video Pasca Kerusuhan di Hotel Planet Holiday Batam | Youtube: http://youtu.be/0Ufm_ldH_RE
Download Video Kerusuhan di Planet Holiday Batam, Satu Tewas, Belasan Luka, Puluhan Diamankan | Youtube: http://youtu.be/Mb9YIVYnSIc
Download Video Korban Kritis Kerusuhan Batam, Tangan Nyaris Putus | Youtube: http://youtu.be/k4IJtudDrwE
Download Video Puluhan Parang, Busur dan Anak Panah Diamankan Dalam Kerusuhan Batam | Youtube: http://youtu.be/MXJBRhmlvF8

Sumber dari :
http://batamtvnews.com/berita/9377/video-suasana-paska-kerusuhan-massa-di-hotel-planet-holiday-batam.html
http://batamtvnews.com/berita/9390/video-rusuh-di-planet-holiday-belasan-luka-puluhan-diamankan.html
http://batamtvnews.com/berita/9394/video-tangan-nyaris-putus-satu-kritis.html
http://batamtvnews.com/berita/9398/video-puluhan-parang-busur-dan-anak-panah-diamankan.html

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar